Monday, June 19, 2017

PDFComment: Menyertakan Komentar pada Naskah

Mukadimah

Dunia penuh "warna", demikian ungkapan yang kerap kita dengar. Demikian pula kaitannya dengan isi tulisan atau naskah pada suatu dokumen. Untuk suatu maksud tertentu, layaklah bila kita mempertimbangkan cara dan teknis agar naskah/dokumen itu tampak "anggun", menarik, dan praktis. 
Perhatikan gambar di samping ini. Pada suatu ketika Anda mungkin pernah menemukan suatu dokumen berbentuk PDF yang memuat "penandaan" semacam itu dan berisi suatu komentar dari penulisnya. 
Bagaimana penulis/penyunting dokumen melakukan hal itu?
Di dalam $\LaTeX$ kita memiliki sumber daya semacam itu, yang dikemas dalam bentuk paket. Ada fixme, todonotes, cooltooltips, fancytooltips, dan pdfcomment. Kita akan mengulas yang disebut terakhir itu.

Teknis Penulisan

Lebih dulu, pada mukadimah, kita cantumkan paketnya.
\usepackage[opsi]{pdfcomment}
Ada beberapa opsi yang (mungkin) perlu dan dapat kita cantumkan. (Anda dapat mempelajarinya secara lengkap pada dokumentasinya.) Salah satunya adalah nama seseorang (penulis atau siapa pun) yang menyatakan komentar itu. Bila nama komentator itu ingin dicetak (disertakan) maka kita nyatakan
\usepackage[author={nama_komentator_yang_dirujuk}]{pdfcomment}
Sekarang kita dapat memulai untuk menerapkan komentar pada bagian dari naskah/tulisan. Komentar kita berikan dalam bentuk perintah beserta opsinya (sekiranya diperlukan). Ada beberapa perintah yang dapat kita gunakan (seperti tertuang pada dokumentasinya), namun saya hanya akan mengulasnya dua saja, yaitu pdfcomment dan pdfmarkupcomment. Masing-masingnya dapat kita letakkan pada awal, akhir, atau di antara keduanya pada suatu kalimat (teks). Perintah pertama kita nyatakan sebagai
\pdfcomment[opsi]{teks_komentar}
Ada beberapa opsi yang dapat kita pilih dan cantumkan, di antaranya warna dan ikon (lihat dokumentasinya). Untuk baris pertama pada contoh di atas, saya nyatakan
Persamaan kuadrat $ax^2+bx+c=0$, $a\neq0$, selalu \pdfcomment[color=red,icon=Note]{Perhatikan ini!} memiliki dua akar.
Berbagai jenis ikon dapat Anda lihat pada dokumentasinya.

Perintah kedua saya nyatakan sebagai
\pdfmarkupcomment[opsi]{teks_yang_dikenai_opsi}{teks_komentar}
Ada beberapa opsi yang dapat kita pilih dan cantumkan, di antaranya warna dan markup (lihat dokumentasinya). Untuk baris kedua pada contoh di atas, saya nyatakan
\pdfmarkupcomment[markup=StrikeOut,color=red]{Dilarang membuang}{Buanglah} pada tempatnya!
Opsi markup menyediakan $4$ pilihan, yaitu teks yang dilatari oleh suatu warna (Highlight), teks yang digarisbawahi (Underline), teks yang digarisbawahi oleh garis bergerigi (Squiggly), dan teks yang dicoret (StrikeOut).

Demikianlah untuk baris ketiga, keempat, dan kelima berturut-turut saya nyatakan
\pdfmarkupcomment[markup=StrikeOut,color=red]{Dilarang membuang}{Buanglah} pada tempatnya!

\pdfmarkupcomment[markup=Highlight,color=yellow]{Setiap waktu akan menuakan sesuatu.}{Ini hasil dari permenungan, hehehe ...}

Perhatikan gambar \pdfcomment[icon=Comment,color=blue]{Ingat gambarnya!} berikut ini!
Hasilnya terlihat pada dokumen berikut ini. Anda perlu menggunakan Adobe Reader atau Adobe Acrobat Reader DC untuk membuka dan menampakkan hasilnya. Kemudian penampakkannya itu dapat pula Anda atur pada menu Tools > Comment.






Penutup

Tak sesuai dengan lirik dari Andra and the BackBone, paket pdfcomment tidaklah begitu sempurna. "Kekurangannya" antara lain:
  • Penampakkan ikon komentar cukup menyita "ruang baris" untuk teks. Oleh karena itu (seperti contoh dokumen tersebut), penyertaan penggunaan paket pdfcomment akan tampak agak baik bila digunakan spasi (linespread) $2\textrm{pt}$.  
  • Terdapat kerenggangan yang cukup jauh antara teks komentar dengan tepi atas kotak komentar, ketika opsi global paket itu tidak menggunanakan nama komentator.
  • Teks komentar tidak dapat dinyatakan dalam modus matematis (rumus). 
  • Ikon komentar memberikan kesan "ramai" pada tulisan/naskah.
Untuk meniadakan kesan "ramai" itu, kita dapat menggunakan perintah pdftooltip melalui suatu perintah baru (cantumkan pada mukadimah). Misalnya,
\newcommand\komentar[3]{\newcommand{#1}{\pdftooltip{#2}{#3}}}
Sebagai contoh, kita dapat menggunakannya dalam menyatakan rumus untuk persamaan garis bergradien $m$ dan melalui suatu koordinat $(a,b)$. Untuk keperluan itu kita dapat menetapkan beberapa perintah yang mendukungnya, misalnya
\komentar{\m}{m}{gradien}
\komentar{\absis}{a}{absis dari titik yang dilalui oleh garis}
\komentar{\ordinat}{b}{ordinat dari titik yang dilalui oleh garis}
\komentar{\teks}{Persamaan garis}{sebagai contoh saja}
Dengan demikian di dalam naskah dapat kita tuliskan
\teks\ yang bergradien $m$ dan melalui koordinat $(a,b)$ ditentukan oleh $y-\ordinat = \m(x-\absis)$.
dan hasilnya tampak pada baris terakhir dalam dokumen terlampir berikut ini. Silakan Anda arahkan kursor pada bagian rumus $y-b=m(x-a)$, maka pada huruf-huruf $b$, $m$, dan $a$ Anda akan memperoleh komentar sebagaimana telah ditetapkan di atas.
Demikian semoga bermanfaat.

$\square$ Adjie Gumarang Pujakelana 2017



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...